HMI Laporkan Balai Karantina NTB ke Ombudsman Terkait Dugaan Maladministrasi

Mataram (Suluhrakyat.com) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram melaporkan Balai Karantina Nusa Tenggara Barat (NTB) di Pelabuhan Lembar ke Ombudsman RI Perwakilan NTB. Laporan tersebut terkait dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik terhadap sopir pengangkut barang asal Banyuwangi.

Dalam surat pengaduan yang disampaikan pada 30 September 2025, HMI menilai kebijakan Balai Karantina NTB tidak memberikan solusi yang adil dan justru merugikan masyarakat pengguna jasa.

Kasus bermula pada 27 September 2025, ketika dua sopir pengangkut barang dari Banyuwangi ditolak masuk oleh petugas karantina karena tidak melampirkan dokumen Surat Keterangan Karantina dari daerah asal. Pihak balai memberikan waktu tiga hari untuk melengkapi dokumen, dengan ancaman barang akan dimusnahkan jika syarat tidak terpenuhi.

Para sopir sempat menghubungi Balai Karantina Banyuwangi untuk meminta keringanan dan pengurusan secara daring, namun permintaan tersebut ditolak karena berada di luar wilayah otoritas. “Upaya negosiasi agar dilakukan pemeriksaan langsung di NTB sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tidak direspons positif,” kata Ketua HMI Cabang Mataram Sudirman dalam laporannya.

Akibat keputusan itu, pemilik barang dinilai mengalami kerugian berupa waktu, biaya transportasi, dan terhambatnya distribusi. HMI menilai hal ini bertentangan dengan prinsip pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, serta tidak diskriminatif sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Melalui laporan tersebut, HMI meminta Ombudsman NTB untuk memeriksa Balai Karantina Lembar, mengeluarkan rekomendasi perbaikan layanan, meningkatkan sosialisasi aturan karantina, serta memperkuat pengawasan pelayanan publik. Selain itu, HMI juga mendesak agar Balai Karantina NTB mengganti kerugian transportasi dan operasional pihak yang terdampak.

“Kasus ini seharusnya menjadi pelajaran agar pelayanan publik benar-benar berorientasi pada solusi, bukan sekadar menegakkan aturan secara kaku,” tegas Sudirman.

Terkait

East Indonesia Malaka Project Institute akan Laporkan Dugaan Limbah Ore Nikel PT Surveyor Carbon Consulting Indonesia Cabang Kendari ke Kejati Sultra

Kendari (Suluhrakyat.com) — Dugaan pembuangan limbah ore nikel dan bahan kimia berbahaya oleh PT Surveyor Carbon Consulting Indonesia Cabang Kendari menuai kecaman dari kalangan aktivis dan pemerhati lingkungan. Lembaga East…

HMI MPO Mataram Minta MGB di Evaluasi Total

Mataram (Suluhrakyat.com) – Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 303 views
Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 160 views
Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

  • By eL Chan
  • Oktober 24, 2025
  • 0
  • 200 views
Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

  • By eL Chan
  • Oktober 23, 2025
  • 0
  • 182 views
Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

  • By eL Chan
  • Oktober 16, 2025
  • 0
  • 188 views
Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

  • By eL Chan
  • Oktober 9, 2025
  • 0
  • 323 views
Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?