Gerakan Lintas Aliansi Minta Adili Jokowi

Jakarta (Suluhrakyat.com) – Jokowi diyakini telah terindikasi membuat kebijakan, peraturan, pembentukan undang-undang dan pelaksanaan sejumlah proyek APBN secara otoriter, anti musyawarah, anti demokrasi, sarat KKN dan pendekatan politik sprindik terhadap sejumlah pimpinan partai yang berakibat mandulnya suara DPR RI. Hal-hal ini telah menjadi sebab Jokowi masuk daftar pemimpin terkorup kedua dunia tahun 2024 versi OCCRP.

Selama berkuasa, Jokowi diyakini telah terindikasi bekerjasama dengan oligarki hitam melakukan kejahatan luar biasa kategori state-corporate crime (SCC) secara terstruktur, sistemik, massif, brutal dan amoral. Sehingga telah merusak berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara secara sosial, politik, ekonomi, keuangan, keamanan, pertahanan, lingkungan, dll.

Sebagian besar kejahatan yang terindikasi kategori SCC rezim Jokowi sejauh ini belum diproses sesuai hukum yang berlaku. Bahkan sebagian praktik kejahatan warisan Jokowi lainnya masih berlangsung dan pelakunya pun malah dipertahankan menjadi Anggota Kabinet Merah Putih.

Kami menilai pemerintahan Prabowo saat ini masih dipengaruhi dan dikendalikan Jokowi, sehingga berbagai tekad dan agenda perbaikan penyelenggaraan negara, terutama misi Prabowo dalam Asta Cita, termasuk memberantas korupsi hingga ke Antartika, berjalan di tempat dan layak disebut sarat retorika, omon-omon. Padahal, pelaku kejahatan SCC dapat dianggap musuh rakyat, negara dan kemanusiaan, sehingga layak dihukum mati.

Sehubungan dengan hal-hal di atas, kami menuntut agar:

  1. Pemerintah, KPK, Kejagung dan Polri menangkap dan mengadili Mantan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri Kabinet Jokowi yang terindikasi korupsi/KKN seperti Nadiem Makarim, Yaqut Cholil Qoumas, Budi Karya Sumadi, dll.
  2. Presiden Prabowo mereshuffle Kabinet Merah Putih dari menteri-menteri terindikasi KKN dan menjadi pendukung utama Jokowi, seperti Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Bahlil Dahadalia, Tito Karnavian, Budi Gunadi Sadikin, Erick Thohir, Luhut Binsar Pandjaitan, Sakti Wahyu Trenggono, Listyo Sigit Prabowo, dll.
  3. Pemerintah, KPK, Kejagung dan Polri menangkap, mengadili dan menyita aset sejumlah konglomerat hitam yang terindikasi pelaku SCC, seperti Aguan, Anthony Salim, Tomy Winata, Michael Wijaya, Garibaldi Thohir, dll.
  4. Pemerintah, DPR dan BPK melakukan fungsi pengawasan dan audit investigatif atas pengelolaan dan pelaksanaan APBN, hutang negara, SILPA, Korupsi BUMN, IKN, KA Cepat Bandung-Jakarta, PSN, Blok Medan, dll.
  5. Pemerintah menjalankan pemerintahan secara mandiri, berdaulat, independen, konstitusional, taat hukum dan amanah, serta bebas KKN, hipokrisi dan omon-omon.
  6. DPR, DPD, MK dan MPR memproses pemakzulan Wapres Gibran R. Raka atas dasar KKN, cacat demokrasi, cacat konstitusi, cacat HAM, cacat moral dan berijazah palsu.

Seluruh rakyat Indonesia dihimbau bergabung bersama GLADIATOR dengan mempedomani peraturan terkait hak menyatakan pendapat, guna meraih cita-cita proklamasi dan mengambil kembali Daulat Rakyat dari tangan Oligarki pelaku SCC.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan tindak-lanjut yang akan dilaksanankan, terutama oleh Presiden Prabowo, DPR-DPD, MK, MPR, KPK, BPK, Kejagung dan Polri, kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 2 Oktober 2025.

Marwan Batubara

[pers realase]

Terkait

Ajukan Eksepsi, Babay Bantah Terlibat Rekayasa Kredit Sritex

(Suluhrakyat.com-Jakarta) – Mantan Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah PT Bank DKI, Babay Parid Wazdi, membantah keterlibatannya dalam rekayasa data maupun manipulasi laporan keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).…

Menyoal Integritas Dakwaan Kasus Kredit Sritex: Antara Prosedur dan Asumsi

Oleh: Siti Yayuningsih, Istri Mantan Direktur Bank DKI, Babay Parid Wazdi. (Suluhrakyat.com, Jakarta) – Hukum seharusnya menjadi instrumen untuk mencari kebenaran materiil yang berpijak pada fakta-fakta yang solid. Namun, setelah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 360 views
Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 218 views
Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

  • By eL Chan
  • Oktober 24, 2025
  • 0
  • 260 views
Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

  • By eL Chan
  • Oktober 23, 2025
  • 0
  • 238 views
Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

  • By eL Chan
  • Oktober 16, 2025
  • 0
  • 244 views
Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

  • By eL Chan
  • Oktober 9, 2025
  • 0
  • 399 views
Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?