Bertemu Bupati Sambas, Wamen Viva Yoga: Perkuat Kawasan Transmigrasi di Wilayah Perbatasan

Jakarta (Suluhrakyat.com) – Pentingnya memperkuat kawasan transmigrasi di perbatasan dengan tujuan untuk menjaga wilayah negara dari kemungkinan pergeseran patok batas atau klaim sepihak negara lain. Dengan menempatkan transmigran di sana, mereka akan menjadi penjaga wilayah Indonesia. Hal demikian selaras dengan salah satu amanat Presiden Prabowo Subianto terkait transmigrasi, yakni untuk menjaga keutuhan NKRI. Lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan di Kalimantan Utara sebab kurang maksimalnya pengelolaan wilayah dan pulau di perbatasan.
 
Ungkapan demikian disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menerima kunjungan kerja Bupati Sambas Satono di Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Senin (6/10).
 
Sambas adalah salah satu kabupaten di Kalimantan Barat. Letak kabupaten ini berbatasan langsung dengan Malaysia, baik darat maupun perairan. Akses dari dan ke negeri jiran bisa melalui Sambas lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.
             
Transmigrasi di kabupaten ini dilakukan mulai tahun 1982. Dari 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di Indonesia, dua di antaranya ada di Sambas, yakni Subah dan Gerbang Mas Perkasa. Dua kawasan itu terbagi menjadi kawasan prioritas nasional dan prioritas bidang. Di dua kawasan itu terdapat 41 Satuan Pemukiman (SP). “Transmigran datang dari Jawa Timur dan Jawa Tengah”, ujarnya.
 
Subah dan Gerbang Mas Perkasa, menurut Viva Yoga merupakan kawasan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Sambas. Untuk itu Kementrans akan terus mendorong dan membantu keberadaannya agar terus berkembang. Agar pembangunan menjadi lebih maksimal, kementerian ini memberikan bantuan dari APBN TA 2025 sebesar Rp5,15 miliar. Bantuan sebesar itu di antaranya digunakan untuk rehabilitas sekolah dan peningkatan jalan penghubung.
 
Peningkatan jalan penghubung diharapkan untuk lebih meningkatkan produktifitas unggulan seperti jeruk, hasil budidaya laut, kelapa, sawit, dan tanaman pangan, seperti padi. “Jeruk sambas sangat popular dan banyak dijual di Pontianak”, ujar mantan Anggota Komisi IV DPR itu.
 
Masalah yang ada di Subah dan Gerbang Mas Perkasa tidak hanya soal infrastruktur. Diharapkan dengan bantuan yang diberikan, masalah yang ada bisa dituntaskan. Masalah lain yakni soal sertifikat SHM milik transmigran juga menjadi sorotan Viva Yoga. “Masalah SHM ini kita koordinasikan dengan Kementerian ATR/BPN”, ungkapnya.

Meski demikian pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu menegaskan agar pemerintah daerah juga aktif menuntaskan sertifikat yang belum terselesaikan. “Percepat sertifikat SHM bagi lahan milik transmigran”, tegasnya.
 
Hal demikian menurutnya penting sebab konflik yang terjadi di masyarakat bisa muncul karena ketidakjelasan masalah kepemilikan tanah.

Pewarta: Rahmat Kardi
Editor: Suparman

Terkait

Memperingati HUT TNI Ke- 80, Ukhuwah Batak Muslim Ziarahi Makam Mayor Matnuin Hasibuan

Bekasi (Suluhrakyat.com) – Dalam rangka ikut mensyukuri dan memperingati HUT TNI Ke- 80, Ukhuwah Batak Muslim mengadakan kegiatan ziarah ke salah seorang pejuang kemerdekaan dan juga perintis TNI Angkatan Laut,…

Sekum HMI Cabang Mataram Minta Dikes Kabupaten Bima Turun Tangan Atasi Malpraktek

Mataram (Suluh Rakyat) – Sekretaris Umum Himpuanan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisassi (HMI MPO) Cabang Mataram menyoroti permasalahan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang mengupayakan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 251 views
Jika Purbaya Direshuffle, Prabowo Sudah Tidak Berguna Lagi

Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

  • By eL Chan
  • November 1, 2025
  • 0
  • 116 views
Sebuah Kereta, Cepat Korupsinya

Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

  • By eL Chan
  • Oktober 24, 2025
  • 0
  • 134 views
Setahun Rezim Prabowo, Perbaikan atau Kerusakan Menahun?

Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

  • By eL Chan
  • Oktober 23, 2025
  • 0
  • 126 views
Purbaya Berdaya, Menggempur Tipu Daya dan Politik Sandera

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Refleksi Kaum Pesantren yang Umumnya Buta Apa Itu Kapital, Bagaimana Kapital Dikumpulkan, Bagaimana Kapital Dioperasikan, dan Bagaimana Dampak Kapital dalam Mengeksploitasi Alam, Manusia dan Sejarah

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Klasifikasi Kehidupan Sosial

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Sampai Kapan Rakyat Kapok jadi Ternak Para Penguasa?

Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

  • By eL Chan
  • Oktober 16, 2025
  • 0
  • 135 views
Jokowi dan Skandal Ijazah Berjamaah

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Quo Vadis Jalur Gaza Setelah Todongan Perdamaian dari Trump untuk Hamas

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Andaikan Aku Seorang Palestina-Jalur Gaza

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Budaya Kita Musyawarah, Mengapa Pilpres Mesti One Man One Vote

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Sistem MPR RI adalah Sistem Komunis?

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Tidak Ada Istilah Kata Kita, Yang Ada Istilah Kami

Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

  • By eL Chan
  • Oktober 9, 2025
  • 0
  • 268 views
Ganti Kapolri, Awal Reformasi Polri

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mau Kemana Reformasi Polri?

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Mayor Matnuin Hasibuan: Pendiri TKR Laut dan Pejuang Kemerdekaan di Bekasi yang Jarang Diketahui

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

Cara Perpikir Menkeu Baru Brilian Namun Perlu Keep Calm

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

UI, UGM, ITB: Tiga DNA Ekonomi Indonesia

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Menakar Untung Rugi Sorbonne University Keluar dari Peringkat THE

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?

Bahlil, Diserang Buzzer Jahat?