(Jakarta-Suluhrakyat.com) — Hari ini, 14 Februari 2026, sebuah buku berbalut sejarah “pergerakan Etnis Muslim Tionghoa baik secara ekonomi, politik serta tradisi yang ada di Yogyakarta” karya Sunano, yang merupakan Sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre (YBIC) kaan digelar.
Acara ini akan diadakan di Digra Coffee, Jalan Lebak Bulus 2 No.21, Jakarta Selatan , dimulai pukul 17.00 – selesai. Acara ini sengaja dibuat bersamaan dengan momentum Imlek dan Ramadhan yang dirasa akan membawa vibes bingkai toleransi.
Dalam acara ini ada 3 Narasumber yang terdiri dari Sunano sebagai penulis buku dimana buku Muslim Tionghoa ini berdasarkan observasi langsung dengan para pelaku dan saksi sejarah. Kedua sebagai resentator seorang aktivis, yang juga merupakan Pembina di yayasan Bagin Indonesia Centre (YBIC), Bung Yusuf Blegur yang merupakan anak Asuh Alm Bagin dan juga pernah menjadi Presidium GMNI. Dan ketiga akan hadir pula seorang akademisi, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNUSIA, Bapak Ustadz Amsar A. Dulmanan, juga termasuk orang dekat Alm Bagin.
Acara ini akan dimoderatori oleh aktivis dari kalangan GenZ yang juga merupakan sebuah Founder di sebuah perusahaan yang bernama “Rumah SDM” Mochamad Nuruddin.
Sejarah Muslim Tionghoa di Yogyakarta ini merupakan buku yang paling diminati oleh kaum literasi, para akademisi dan mahasiswa tugas akhir sebagai landasan penguat pemikiran tugas akhirnya, karena dianggap memberikan essensi baru dalam pemaparan sejarah.
Menurut ketua Umum Yayasan Bagin Indonesia Centre (YBIC) Murniati Ginting, acara ini diharapkan mampu menjadi penambah wawasan sejarah Indonesia tentang memahami keberagaman, dan menjadi imun penguat toleransi untuk persatuan Indonesia dan manfaat lainya. [el]
















