SULUHRAKYAT.COM – Kiprah mahasiswa Universitas BPD di bidang teknologi digital kembali mencuri perhatian.
Tim Visionary Informatics berhasil meraih penghargaan 3rd Winner atau Juara III dalam ajang Agentic AI Hackathon 2026, kompetisi pengembangan kecerdasan buatan yang diikuti ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi.
Prestasi ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Universitas BPD sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk bersaing dan menghadirkan inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Tim Visionary Informatics beranggotakan Sapto Utomo, Dwi Agus Diartono, dan Wahyu Ananda Konik Purbaningrum. Ketiganya mewakili Universitas BPD dalam kategori Intelligent Manufacturing dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga menempati posisi ketiga.
Agentic AI Hackathon 2026 merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Sokrates Empowering Education, unit layanan pendidikan berbasis teknologi di bawah BINUS Group. Ajang ini menjadi kompetisi Agentic AI tingkat universitas pertama di kawasan Asia dan Jepang (AJP).
Penyelenggaraannya melibatkan sejumlah mitra teknologi dan industri berskala global, di antaranya SAP, Amazon Web Services (AWS), serta APP Group (Asia Pulp & Paper). Kolaborasi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kompetisi ini menghadirkan dua kategori, yakni Intelligent Supply Chain dan Intelligent Manufacturing. Dari sekitar 650 tim yang mengikuti kompetisi, sebanyak 40 tim terbaik berhasil lolos ke babak final.
Selama proses kompetisi, para finalis mendapatkan dukungan akses teknologi AWS dan SAP serta pendampingan melalui program mentoring. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan sekaligus menyempurnakan gagasan dan solusi yang dipresentasikan.
Tunjukkan Kemampuan dalam Pengembangan Teknologi AI
Agentic AI menjadi salah satu inovasi penting dalam perkembangan kecerdasan buatan. Berbeda dengan sistem AI yang hanya memberikan jawaban berdasarkan instruksi, teknologi ini memungkinkan sistem melakukan perencanaan, mengambil langkah, dan menjalankan sejumlah tugas secara mandiri untuk mencapai target tertentu.
Dalam kompetisi tersebut, peserta dituntut mampu menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat praktis, khususnya dalam menjawab tantangan operasional dan kebutuhan industri.
Keberhasilan Visionary Informatics menembus tiga besar menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas BPD mampu mengembangkan kompetensi teknologi sekaligus menerapkannya untuk menghasilkan solusi yang memiliki nilai tambah.
Capaian ini juga menjadi gambaran bahwa penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan merupakan kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan oleh generasi muda dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan industri.
Perkuat Daya Saing Mahasiswa
Raihan prestasi di Agentic AI Hackathon 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa Universitas BPD untuk terus berinovasi, meningkatkan kemampuan, serta memperluas pengalaman melalui berbagai kompetisi dan kolaborasi.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi Universitas BPD dalam mendorong kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang Artificial Intelligence, inovasi digital, dan pengembangan solusi industri.
Universitas BPD berharap pencapaian tim Visionary Informatics dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengembangkan ide, menciptakan karya, dan menunjukkan kemampuan di tingkat yang lebih luas.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kemampuan mahasiswa Indonesia memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi masa depan.
Selamat kepada Sapto Utomo, Dwi Agus Diartono, dan Wahyu Ananda Konik Purbaningrum yang telah mengharumkan nama Universitas BPD melalui raihan 3rd Winner Agentic AI Hackathon 2026.***



























